Beranda » Berita » Ma’had Aly Lirboyo Raih Anugerah Pesantren Literasi dalam Maliki Pesantren Matric Award 2026

Ma’had Aly Lirboyo Raih Anugerah Pesantren Literasi dalam Maliki Pesantren Matric Award 2026

Malang – Ma’had Aly Lirboyo menerima Anugerah Pesantren Literasi dalam rangkaian peringatan Dies Maulidiyah ke-65 dan Lustrum XIII Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, pada Rabu (28/10/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Malang.

Penganugerahan ini merupakan bagian dari program Maliki Pesantren Matric Award 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi lembaga pendidikan pesantren dalam mengembangkan tradisi literasi dan keilmuan Islam.

Baca Juga: 4 Delegasi Ma’had Aly Lirboyo Raih Predikat Mumtaz dalam Dauroh Ilmu Hadis 2026 di Istanbul

Peringatan Dies Maulidiyah tahun ini mengusung tema “Dari UIN Malang untuk Dunia: Peran Strategis Kampus dalam Membangun Peradaban Kesehatan, Matang dalam Iman, Unggul dalam Ilmu, Berdampak bagi Dunia”.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran sivitas akademika, pimpinan fakultas dan lembaga, pengasuh pondok pesantren, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan, mulai dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), hingga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Di samping menjadi momentum peringatan hari jadi kampus, kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak atas kontribusi mereka dalam bidang pendidikan dan pengembangan keilmuan.

Penghargaan atas Kontribusi dalam Pengembangan Literasi Pesantren

Dalam kesempatan tersebut, Ma’had Aly Lirboyo diwakili oleh Wakil Mudir, Bpk. M. Rifa’i Bachrun, M.Ag., yang hadir guna menerima Anugerah Pesantren Literasi bersama sejumlah penerima penghargaan lainnya.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, M.A., sebagai bagian dari rangkaian Maliki Pesantren Matric Award 2026.

Bagi Ma’had Aly Lirboyo, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap kontribusi lembaga dalam menjaga dan mengembangkan tradisi literasi keilmuan Islam, khususnya melalui pembiasaan membaca, menulis, dan menghasilkan karya ilmiah di lingkungan pesantren.

Tradisi tersebut telah menjadi bagian penting dari sistem pendidikan Ma’had Aly Lirboyo yang tidak hanya menekankan penguasaan literatur turats semata, namun juga mendorong mahasantri untuk mengembangkan gagasan dan menuangkannya dalam bentuk karya tulis.

Tradisi Literasi yang Mengakar dalam Pendidikan Pondok Lirboyo

Budaya literasi di Pondok Pesantren Lirboyo telah berkembang sejak puluhan tahun silam.

Dalam proses pendidikannya, para mahasantri dibiasakan menyusun karya ilmiah sebagai sarana pendalaman materi sekaligus pengembangan kemampuan berpikir dan menulis secara sistematis.

Seiring dengan pemberlakuan program muadalah atau penyetaraan pendidikan oleh pemerintah, kewajiban penulisan karya ilmiah tersebut semakin terstruktur dan menjadi bagian dari tahapan akademik yang harus ditempuh mahasantri (risalah).

Saat ini, setiap lulusan Marhalah Ula Ma’had Aly Lirboyo diwajibkan menghasilkan sedikitnya tiga karya ilmiah.

Ketentuan demikian merupakan bagian dari upaya lembaga dalam memperkuat tradisi kepenulisan sekaligus membumikan khazanah keilmuan pesantren melalui karya ilmiah.

Guna mendukung keberlanjutan tradisi tersebut, Ma’had Aly Lirboyo secara rutin menyelenggarakan berbagai program pengembangan literasi bagi para mahasantri.

Di antaranya kegiatan bedah buku yang dilaksanakan empat kali dalam setahun, pelatihan penulisan jurnal ilmiah, serta seminar kepenulisan dengan menghadirkan sejumlah penulis yang berpengalaman.

Berbagai kegiatan itu dirancang untuk memperluas wawasan keilmuan, meningkatkan keterampilan menulis, serta mendorong para mahasantri agar lebih produktif dalam menghasilkan karya ilmiah.

Melalui program-program ini, tradisi literasi tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, melainkan pula terus dikembangkan sebagai budaya intelektual yang melekat dalam kehidupan pendidikan pesantren.

Baca Juga: Raih Beasiswa Pemprov Jatim, 15 Mahasantri Marhalah Tsaniyah Ma’had Aly Lirboyo Ikuti Studium Generale

Anugerah Pesantren Literasi yang diterima Ma’had Aly Lirboyo menjadi apresiasi atas upaya berkelanjutan lembaga dalam merawat dan mengembangkan tradisi keilmuan berbasis literasi.

Penghargaan ini juga sekaligus menjadi dorongan bagi Ma’had Aly Lirboyo untuk senantiasa merawat budaya membaca, meneliti, dan menulis, serta melahirkan generasi kader ulama yang produktif dalam berkarya dengan tetap berpijak pada khazanah turats. (ed. Zaeini)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less