Raih Beasiswa Pemprov Jatim, 15 Mahasantri Marhalah Tsaniyah Ma’had Aly Lirboyo Ikuti Studium Generale
- account_circle Muhamad Andi Suryono
- calendar_month 10/09/2026
- visibility 351
- comment 0 komentar
- label Berita
Surabaya — Ma’had Aly Lirboyo menghadiri kegiatan Studium Generale Mahasiswa/Mahasantri Baru Penerima Beasiswa Pemprov Jawa Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Islamic Centre Provinsi Jawa Timur, Surabaya pada Kamis, (10/9/2026).
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari proses seleksi beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jawa Timur yang sebelumnya dilaksanakan pada 23 Juli 2026.
Sebanyak 15 mahasantri Marhalah Tsaniyah Ma’had Aly Lirboyo yang dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga: Lolos Tahap Awal, 23 Mahasantri Marhalah Tsaniyah Jalani Seleksi Lanjutan Beasiswa LPPD Jatim
Mereka datang bersama perwakilan pimpinan Ma’had Aly Lirboyo serta dua pengurus dari Seksi Administrasi dan Birokrasi Ma’had Aly Lirboyo.
Mudir Empat Ma’had Aly Lirboyo, Bpk. M. Rifa’i Bachrun, M.Ag., turut hadir mewakili pimpinan perguruan tinggi mitra penyelenggara program beasiswa.
Kehadirannya sekaligus mendampingi para mahasantri penerima beasiswa selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Sejak sebelum acara dimulai, para mahasiswa dan mahasantri dari berbagai lembaga tampak memenuhi lokasi dengan mengenakan jas almamater masing-masing.
Sementara itu, jajaran pimpinan dari 59 perguruan tinggi mitra menempati barisan depan. Acara kemudian dimulai tepat pukul 10.00 WIB.
Studium Generale dan Launching Pusat Riset Pesantren
Kegiatan tersebut dirangkai dengan agenda Launching Pusat Riset Pesantren Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., hadir sekaligus meresmikan rangkaian acara.
Turut hadir Ketua LPPD Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, M.A., Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Dr. H. Adhi Karyono, A.KS., M.AP., serta KH. Mutam Mukhtar, M.Pd.I.
Dalam sambutannya, Ibu Khofifah menyampaikan sejumlah pesan mengenai peran pendidikan pesantren dalam menyiapkan generasi yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan Indonesia dan perkembangan peradaban dunia.
Ia juga menyinggung pentingnya penguasaan bidang STEAM, yakni sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika, tanpa meninggalkan fondasi keilmuan pesantren.
Salah satu pesan yang ditekankan kepada para penerima beasiswa ialah agar mahasantri tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik semata.
Mahasantri, menurutnya, harus memiliki orientasi lebih jauh untuk menjadi ulama yang mampu memberikan manfaat kepada masyarakat.
Soroti Pelestarian Karya Ulama Pesantren
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur juga menyoroti pentingnya pelestarian khazanah turats pesantren.
Menurutnya, Pusat Riset Pesantren Jawa Timur memiliki pekerjaan besar untuk mendata dan memperkuat legalitas penerbitan karya-karya ulama terdahulu, termasuk melalui penggunaan ISBN.
“Banyak sekali turats yang terbit. Sejauh yang saya lihat, tidak ada yang ada ISBN-nya,” tuturnya.
Ia mengkhawatirkan karya-karya para kiai terdahulu yang telah lama beredar justru tidak memiliki perlindungan dan dokumentasi penerbitan yang memadai.
Karena itu, Pusat Riset Pesantren diharapkan dapat mengambil peran dalam menjaga serta mengembangkan khazanah intelektual pesantren.
15 Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Terima Beasiswa
Sebanyak 15 mahasantri Marhalah Tsaniyah Ma’had Aly Lirboyo dinyatakan lolos sebagai penerima Beasiswa LPPD Jawa Timur Tahun 2026.
Mereka adalah Abdur Rahman Rahim, Abdurrahman Addakhiel, Jamhuri, M. Ainul Yaqin, M. Ardi Labib, M. Kevin Najih Chilmani, M. Ulil Absor Abdilla, M. Chaizulma’ali, Muammar Rizal, Muhammad Basaid Aqil Mubarok, Muhammad Gandes Ibrahim, Muhammad Kholilul Rahman, Mulhim Muktafin, Nur Muhammad Ulul Azmi, dan Saiful Anwar.
Bagi para mahasantri, kehadiran dalam Studium Generale ini menjadi pengalaman tersendiri setelah melewati rangkaian seleksi beasiswa.
Selain menerima apresiasi sebagai penerima program, mereka juga dapat mengikuti arahan langsung dari Gubernur Jawa Timur dan bertemu dengan penerima beasiswa dari berbagai lembaga pendidikan.
Salah seorang penerima beasiswa, Abdur Rahman Rahim, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan tersebut.
“Saya sangat berterima kasih dan semoga beasiswa ini bermanfaat bagi masyarakat luas dan negeri tercinta,” ungkapnya.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi pelajar lain untuk terus berusaha meraih cita-cita sekaligus mempersiapkan diri agar kelak dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. (ed. Zaeini)

Saat ini belum ada komentar