Semarak HUT ke-81 RI, Ribuan Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Ikuti Upacara Kemerdekaan dengan Khidmat
- account_circle Muhamad Andi Suryono
- calendar_month 17/08/2026
- visibility 34
- comment 0 komentar
- label Berita
Kediri — Pondok Pesantren dan Ma’had Aly Lirboyo menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026.
Upacara berlangsung di depan Gedung Yayasan Pondok Pesantren Lirboyo mulai pukul 08.00 WIB.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan upacara kali ini menggunakan halaman depan Gedung Yayasan sebagai lokasi utama. Seluruh peserta mengenakan baju putih dan berbaris rapi mengikuti rangkaian upacara.
Sejumlah petugas telah mempersiapkan pelaksanaan upacara sejak jauh-jauh hari. Dalam bertugas, mereka mengenakan celana Pakaian Dinas Lapangan (PDL), sepatu formal, serta pin Garuda berwarna emas pada peci.
Baca Juga: Berikut Teks Lengkap Ikrar Santri Lirboyo untuk Indonesia yang Berdaulat
Sementara itu, kelompok paduan suara yang seluruh anggotanya terdiri atas santri putra mengenakan sarung hijau khas Lirboyo. Mereka mengiringi beberapa bagian dalam rangkaian upacara setelah sebelumnya menjalani latihan khusus.
Karpet merah terbentang menuju meja kehormatan yang ditempati jajaran dzuriyah, pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo, dan Mudir Ma’had Aly Lirboyo.
Turut hadir KH. Atho’illah S. Anwar selaku Mudir ‘Am Ma’had Aly Lirboyo, KH. Ya’lu Wala Yu’la Alaih Anwar sebagai perwakilan Dzuriyyah Pondok Pesantren Lirboyo, serta Dr. KH. M. Adibussholeh Anwar, M.Pd.I selaku Ketua Umum Pondok Pesantren Lirboyo yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Hadir pula sejumlah jajaran pimpinan pondok, di antaranya Bpk. Zaenal Muttaqin, M.Ag. dan Bpk. Idris Nawawi, M.Ag. Dari jajaran Ma’had Aly Lirboyo tampak hadir Bpk. M. Rifa’i Bachrun, M.Ag., Bpk. Alfian Fahmi, M.Ag. serta sejumlah pimpinan lainnya.
Giat ini diikuti oleh seluruh mahasantri Marhalah Ula Ma’had Aly Lirboyo serta siswa Madrasah Hidayatul Mubtadiin Lirboyo tingkat Aliyah.
Amanat Inspektur Upacara
Memasuki rangkaian amanat, KH. M. Adibussholeh Anwar menekankan pentingnya peran santri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Beliau mengingatkan bahwa santri memiliki tanggung jawab untuk membela Tanah Air sekaligus mengisi kemerdekaan melalui pendidikan dan pembentukan karakter.
“Bagi santri masa kini, semangat kemerdekaan ada dua. Pertama, merdeka dari kebodohan dan rasa malas. Kedua, merdeka dari penjajahan informasi dan kemerosotan moral,” ungkapnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan persoalan fisik, tetapi juga menyangkut kualitas intelektual, kecakapan menyikapi arus informasi, dan kekuatan moral.
Beliau juga berpesan agar para santri senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, dimulai dari lingkungan pesantren.
“Menjaga persaudaraan di antara sesama santri adalah latihan nyata untuk menjaga persatuan bangsa Indonesia,” tuturnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penutup amanat yang disampaikan kepada seluruh peserta upacara.
Ditutup Doa Bersama
Setelah amanat inspektur upacara selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin KH. Atho’illah S. Anwar.
Doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas kemerdekaan Indonesia sekaligus permohonan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan keselamatan, persatuan, dan kemajuan.
Baca Juga: Mengawal Kemerdekaan dengan Ilmu, Karakter, dan Pengabdian: Peran Mahasantri untuk Negeri
Usai doa, inspektur upacara meninggalkan tempat dengan diiringi sikap hormat dari seluruh peserta.
Seluruh rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut kemudian berakhir sekitar pukul 09.00 WIB.
Peringatan ini tidak hanya menghadirkan semarak kemerdekaan di lingkungan pesantren, namun juga kembali mengingatkan para mahasantri.
Bahwa cinta Tanah Air perlu diwujudkan melalui kesungguhan belajar, menjaga moral, merawat persaudaraan, dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa Indonesia. (ed. Zaeini)

Saat ini belum ada komentar