Ma’had Aly Lirboyo Tutup Rangkaian Takhassus Semester Ganjil, Mahasantri Bersiap Hadapi Ujian Maulud
- account_circle Raden Muhammad Rifqi
- calendar_month 5/07/2026
- visibility 27
- comment 0 komentar
- label Berita
Kediri — Ma’had Aly Lirboyo menggelar pekan terakhir kegiatan Takhassus semester ganjil Tahun Akademik 2026–2027 M. pada 4–5 Juli 2026. Agenda ini menjadi penutup rangkaian Takhassus sebelum para mahasantri memasuki masa persiapan Muhafadzoh Hadis, serta ujian semester atau yang dikenal sebagai Ujian Maulud.
Sebagai salah satu program unggulan Ma’had Aly Lirboyo, Takhassus dirancang untuk memperdalam kompetensi mahasantri sesuai bidang keilmuan masing-masing melalui pembelajaran intensif bersama para mutakhassis yang memiliki kepakaran di bidangnya.
Dua Jalsah untuk Memaksimalkan Pendalaman Ilmu
Seperti pelaksanaan sebelumnya, kegiatan Takhassus dibagi ke dalam dua jalsah (sesi). Jalsah pertama berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB, sedangkan jalsah kedua dilaksanakan pada pukul 14.00–16.00 WIB.
Pembagian waktu tersebut memberi ruang yang cukup bagi para mutakhassis untuk menguraikan materi secara komprehensif sekaligus membuka kesempatan bagi mahasantri berdialog, mengajukan pertanyaan, dan mendalami berbagai persoalan sesuai disiplin ilmu yang sedang dikaji.
Suasana pembelajaran pun berlangsung dinamis. Diskusi tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga berkembang melalui berbagai pertanyaan dan analisis yang memperkaya pemahaman peserta.
Digelar di Berbagai Lokasi Sesuai Fan Keilmuan
Pada Sabtu, 4 Juli 2026, kegiatan berlangsung secara serentak di beberapa titik di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo sesuai dengan bidang (fan) masing-masing.
Fan Fikih dan Ushul Fikih dibimbing oleh K. M. Mubasysyarum Bih, S.H. asal Cirebon di Aula Al-Karim Timur. Sementara itu, fan Ke-Aswajaan diasuh oleh K. Muntaha A.M. asal Magelang di Auditorium An-Nawawy.
Di Aula Al-Karim Barat, K. Imam Rosichin asal Magelang membimbing kajian Tarikh Tasyri’. Adapun fan Dakwah dibagi menjadi dua kelas. Dakwah A dipandu oleh KH. A. Shampton Masduqi, M.Ag. asal Malang di Aula Al-Muktamar, sedangkan Dakwah B dibimbing oleh Dr. KH. Bagus Ahmadi, M.Sy., M.Pd.I. asal Tulungagung di Masjid Al-Hasan.
Rangkaian Takhassus semester ganjil kemudian ditutup pada Ahad, 5 Juli 2026, melalui fan Hadis dan Ilmu Hadis yang dibimbing oleh KH. A. Ali Khidlir asal Jombang di Auditorium An-Nawawy.
Antusiasme Mahasantri Tetap Terjaga hingga Pertemuan Terakhir
Sebelum pembelajaran dimulai, seluruh mahasantri terlebih dahulu melakukan absensi sebagai bagian dari disiplin akademik. Setelah itu, mereka memasuki ruang Takhassus masing-masing sambil menunggu kehadiran para mutakhassis.
Selama kegiatan berlangsung, setiap ruang turut didampingi oleh dewan dosen Ma’had Aly Lirboyo yang mengikuti jalannya pembelajaran sekaligus memastikan proses akademik berjalan tertib dan kondusif.
Memasuki pertemuan terakhir semester ini, semangat para mahasantri tidak sedikit pun surut. Mereka tetap menyimak penjelasan narasumber dengan penuh kesungguhan, mencatat poin-poin penting, serta aktif berdiskusi untuk memperdalam materi yang disampaikan.
Antusiasme tersebut menjadi cerminan komitmen mahasantri dalam menjaga tradisi keilmuan yang selama ini menjadi karakter utama pendidikan di Ma’had Aly Lirboyo.
Menutup Semester, Bersiap Menyongsong Ujian
Berakhirnya rangkaian Takhassus semester ganjil bukan berarti berakhir pula aktivitas akademik para mahasantri. Kalender akademik Ma’had Aly kini memasuki fase persiapan menghadapi Muhafadzoh Hadis, serta ujian semester ganjil yang menjadi bagian penting dalam evaluasi pembelajaran.
Sepanjang semester ini, program Takhassus telah terlaksana sebanyak tiga kali sebagai forum pendalaman ilmu yang melengkapi perkuliahan reguler. Program tersebut dijadwalkan kembali berlanjut pada semester berikutnya di Tahun Akademik 2026–2027.
Melalui rangkaian Takhassus yang telah berlangsung selama satu semester, harapannya para mahasantri memperoleh keluasan wawasan, memperdalam penguasaan disiplin ilmu sesuai bidangnya, serta semakin menguatkan semangat belajar dalam menapaki jenjang pendidikan yang mereka tempuh. (ed. Andi)

Saat ini belum ada komentar