Di UPSI Malaysia, Kiai M. Aminulloh Mahin Tekankan Integrasi Peran Belajar dan Mengajar bagi Mahasantri Double Degree
- account_circle Muhammad Bagus Fatichur Ridlo
- calendar_month 4/08/2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- label Artikel
Tanjong Malim, Perak — Jajaran Mudir Ma’had Aly Lirboyo melaksanakan kunjungan silaturahim ke Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia.
Lawatan tersebut menjadi kesempatan yang berharga lantaran bertepatan dengan pelaksanaan angkatan perdana program Double Degree yang diikuti mahasantri Marhalah Tsaniyah Ma’had Aly Lirboyo di kampus itu.
Di samping memantau secara langsung perkembangan studi para mahasantri, kunjungan itu juga bertujuan mempererat hubungan kelembagaan antara Ma’had Aly Lirboyo dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI).
Saat ini, tercatat sepuluh mahasantri Marhalah Tsaniyah Ma’had Aly Lirboyo tengah mengikuti program Double Degree dalam bidang Pendidikan Islam di UPSI.
Dalam rangkaian acara yang berlangsung, Mudir Dua Ma’had Aly Lirboyo, K. M. Aminulloh Mahin, M.Pd., menyampaikan sambutan mewakili jawatankuasa sekaligus penyelaras program Double Degree antara Ma’had Aly Lirboyo dan UPSI.
Mahasantri Tidak Hanya Belajar, tetapi Juga Mengajar
Dalam sambutannya, Kiai M. Aminulloh Mahin menegaskan bahwa tradisi pendidikan di pesantren tidak berhenti pada proses menuntut ilmu.
Para mahasantri juga memiliki tanggung jawab untuk mengajarkan dan mengamalkan ilmu yang telah mereka peroleh.
“Apa yang diajarkan oleh para masyayikh kami bukan hanya kewajiban untuk belajar, namun juga kewajiban untuk mengajar,” ungkapnya di Bilik Interaksi, Kompleks Malim Sarjana, Fakulti Sains Kemanusiaan UPSI, pada Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, prinsip ini menjadi salah satu landasan penting bagi para mahasantri dalam mengikuti program Double Degree.
Mereka tidak hanya dituntut memperluas wawasan akademik semata, lebih daripada itu juga mempersiapkan diri guna mengabdikan ilmu di tengah masyarakat.
Integrasikan Khazanah Pesantren dan Ilmu Pedagogi
Mudir Dua Ma’had Aly Lirboyo itu menilai UPSI memiliki keunggulan dalam bidang pendidikan sehingga dapat melengkapi bekal keilmuan yang sebelumnya telah diperoleh para mahasantri selama masa studi di Ma’had Aly Lirboyo.
“UPSI memiliki konsentrasi yang kuat dalam bidang pendidikan. Karenanya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh di sini dapat menyempurnakan bekal yang telah didapatkan sebelumnya,” ujarnya.
Melalui integrasi pendidikan pesantren dan ilmu pedagogi di perguruan tinggi, para mahasantri diarahkan untuk menguasai khazanah keislaman sekaligus mengembangkan kompetensi mengajar yang selaras dengan tuntutan zaman.
“Dengan demikian, para mahasantri tidak hanya memiliki kedalaman ilmu agama, tetapi juga mampu menyampaikan dan mengajarkannya dengan metode yang baik,” tandasnya. (ed. Zaeini)

Saat ini belum ada komentar