KH. Yasin Musthofa Kamal: Keluasan Ilmu Harus Berjalan Seiring Kemuliaan Akhlak
- account_circle Erfin Surya Kurniawan
- calendar_month 7/07/2026
- visibility 22
- comment 0 komentar
- label Artikel
Perwakilan Senat Ma’had Aly Lirboyo, KH. Yasin Musthofa Kamal, turut menyampaikan sambutan dalam rangkaian Kuliah Umum yang digelar di Aula Al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya forum ilmiah sebagai ruang memperkaya wawasan sekaligus memperkuat karakter mahasantri.
Mengawali sambutannya, KH. Yasin Musthofa Kamal mengajak seluruh hadirin memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya Kuliah Umum Ma’had Aly Lirboyo.
Menurut beliau, kehadiran para tokoh pemikir dan akademisi di lingkungan pesantren selalu menjadi energi baru yang dinantikan untuk memperluas cakrawala berpikir warga Ma’had Aly.
“Atas nama Senat Ma’had Aly Lirboyo, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KH. Muhammad Faiz Syukron Makmun yang telah berkenan hadir untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada seluruh mahasantri Ma’had Aly Lirboyo,” katanya saat memberikan sambutan di Aula Al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (7/7/2026).
Beliau mengungkapkan bahwa kehadiran Kiai Faiz tidak hanya menjadi kehormatan bagi Ma’had Aly Lirboyo, tetapi juga menghadirkan motivasi baru bagi seluruh sivitas akademika untuk terus mengembangkan tradisi keilmuan di lingkungan pesantren.
Pada kesempatan itu, KH. Yasin Musthofa Kamal juga menyampaikan apresiasi kepada segenap Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, jajaran mudir Ma’had Aly Lirboyo, para dosen, panitia, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan kuliah umum dapat terselenggara dengan baik.
Kuliah Umum sebagai Ikhtiar Memperkaya Tradisi Keilmuan
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kuliah umum merupakan salah satu agenda akademik yang secara rutin diselenggarakan Ma’had Aly Lirboyo sebagai ikhtiar memperkaya wawasan keilmuan mahasantri melalui dialog bersama para ulama, akademisi, dan tokoh nasional.
Menurutnya, tema yang diangkat dalam kuliah umum kali ini, yaitu: Refleksi Pendidikan Karakter bagi Mahasantri, memiliki relevansi yang sangat besar dengan proses pendidikan di Ma’had Aly Lirboyo. Pendidikan karakter, katanya, merupakan fondasi utama dalam membentuk pribadi seorang santri sekaligus calon ulama.
Menyeimbangkan Keluasan Ilmu dan Kemuliaan Akhlak
Beliau menegaskan bahwa keluasan ilmu harus berjalan seiring dengan kemuliaan akhlak. Seorang mahasantri tidak cukup hanya menguasai khazanah keilmuan Islam, tetapi juga harus membangun adab, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keikhlasan dalam mengabdi kepada agama dan masyarakat.
“Sebagaimana telah disampaikan oleh Mudir Ma’had Aly pada sambutan sebelumnya, seluruh nilai tersebut merupakan bekal utama bagi seorang calon ulama dalam menjalankan amanah keilmuan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Optimalkan Kuliah Umum sebagai Momentum Pembentukan Calon Ulama
Karena itu, beliau mengajak seluruh mahasantri untuk mengikuti rangkaian kuliah umum dengan penuh kesungguhan.
Anggota Senat Ma’had Aly Lirboyo itu menyatakan bahwa forum ilmiah seperti ini merupakan kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, memperkaya perspektif, sekaligus memperkuat komitmen dalam menempuh jalan keilmuan.
“Jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk memperkaya wawasan, memperbaiki kualitas diri, serta meneguhkan komitmen sebagai calon ulama yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak dan pengabdian,” pungkasnya. (ed. Zaeini)

Saat ini belum ada komentar