Beranda » Berita » TRANS7 Mengajar Hadir di Lirboyo, Perkuat Kapasitas Santri dalam Pengelolaan Media Digital

TRANS7 Mengajar Hadir di Lirboyo, Perkuat Kapasitas Santri dalam Pengelolaan Media Digital

Kediri – Stasiun televisi TRANS7 menggelar program pelatihan media bertajuk TRANS7 Mengajar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu (10/10/2026).

Mengusung visi “Mari Beraksi, Berikan Kontribusi, dan Jadilah Inspirasi”, kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas santri dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah digital.

Bertempat di Gedung Lobi Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB. Suasana berlangsung interaktif sejak awal ketika panitia membuka sesi dengan kuis dan pembagian hadiah untuk membangun antusiasme peserta.

Baca Juga: Divisi Media Ma’had Aly Lirboyo Ikuti NU Online Forum, Dalami Profesionalisme Media Pesantren

Acara dipandu Ustadz Hikam Atal selaku pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Musyafa.

Pelatihan tersebut diikuti 100 peserta pilihan yang merupakan perwakilan pengelola media internal di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo.

Turut mengikuti kegiatan tersebut enam anggota Divisi Media Ma’had Aly Lirboyo, yakni M. Yusuf Fadlulloh, M. Andi Suryono, Erfin Surya Kurniawan, Aryo Hasan, Kelvin Nirwana, dan Ubaidillah.

Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengelola media Ma’had Aly dalam produksi konten, pengelolaan media sosial, serta pengembangan dakwah digital yang lebih efektif.

Perluas Peran Santri melalui Media

Jajaran Ketua Pondok dan Mudir Ma’had Aly menyambut positif kolaborasi tersebut. K. M. Aminulloh Mahin, M.Pd., menegaskan pentingnya memperluas peran santri di tengah perkembangan teknologi dan media digital.

“Dengan ngadep dampar melalui media, hal ini bisa menjadi amaliah jariyah kita,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Umum Pondok Pesantren Lirboyo, Dr. KH. Adibbussholeh Anwar, M.Pd. Menurutnya, penguasaan teknologi digital menjadi bagian penting dalam pengembangan syiar Islam di tengah masyarakat.

“Mengajar digital menjadi bentuk dakwah kepada masyarakat umum di dalam salah satu bidang yang sedang kita tekuni,” tuturnya.

Melalui penguasaan media, santri harapannya bukan hanya mampu menyampaikan pesan keagamaan di lingkungan pesantren, tapi juga menjangkau masyarakat yang lebih luas melalui berbagai platform digital.

TRANS7 Tekankan Bijak Bermedia Sosial

TRANS7 menghadirkan Deputy Production Director Mohammad Ikhsan Soemantoro serta Magazine & Information Department Head Manyus Pagar Alam sebagai pemateri utama.

Dalam pemaparannya, Mohammad Ikhsan menekankan pentingnya sinergi, keterbukaan, dan kecakapan dalam menghadapi dinamika dunia digital.

“Ini adalah ruang untuk kita saling belajar dalam bermedia sosial secara bijak dan efektif,” kata Mohammad Ikhsan.

Para peserta memperoleh berbagai wawasan mengenai perkembangan media digital, pemanfaatan platform media sosial, hingga strategi menyajikan konten yang menarik dan relevan bagi audiens.

Pelatihan tersebut juga menyoroti pesatnya perkembangan lanskap digital di Indonesia.

Pengguna internet nasional didominasi kelompok usia produktif, terutama rentang usia 18–24 tahun dan 25–34 tahun. Dari sisi demografi, pengguna perempuan tercatat sebesar 56,3 persen, sedangkan laki-laki 43,7 persen.

Sementara itu, TikTok menjadi salah satu platform dengan jumlah pengguna terbesar, mencapai lebih dari 180 juta pengguna, disusul YouTube sekitar 151 juta pengguna.

Baca Juga: Dorong Publikasi Digital, Pengelola Website dan Media Ma’had Aly Gelar Sosialisasi Bersama Mahasantri

Platform lain seperti Facebook, Instagram, X, dan Threads juga menjadi bagian penting dari ekosistem media sosial di Indonesia.

Melalui program TRANS7 Mengajar, para santri diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan teknis mengenai produksi dan pengelolaan konten, namun juga mampu menerapkannya sebagai sarana menyebarkan dakwah yang menyejukkan, informatif, dan relevan bagi masyarakat luas. (ed. Zaeini)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less