Kuliah Takhassus Marhalah Ula 2026–2027 Tuntas, Program Akan Terus Dievaluasi dan Dikembangkan
- account_circle Muhamad Andi Suryono
- calendar_month 3/10/2026
- visibility 2
- comment 0 komentar
- label Berita
Kediri – Ma’had Aly Lirboyo resmi menutup rangkaian Kuliah Takhassus Tahun Akademik 1447–1448 H./2026–2027 M. Giat itu berlangsung selama dua hari berturut-turut, pada Sabtu–Minggu (3–4/10/2026).
Pelaksanaan Kuliah Takhassus terakhir ini berlangsung di sejumlah lokasi sesuai dengan materi yang diberikan.
Baca Juga: Ma’had Aly Lirboyo Gelar Kuliah Takhassus Perdana, Hadirkan Pakar Keilmuan dari Berbagai Daerah
Materi Hadis dan Ilmu Hadis bertempat di Ruang A Gedung Perkuliahan Al-Karim, sedangkan materi Tafsir dan Ilmu Tafsir dilaksanakan di Ruang B Gedung Perkuliahan Al-Karim.
Sementara itu, materi Dakwah berlangsung di Masjid Al-Hasan pada Sabtu dan Minggu. Adapun materi Tarikh Tasyri’ dan Keaswajaan dilaksanakan di Aula An-Nawawy.
Pembagian lokasi tersebut disesuaikan dengan materi perkuliahan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan sesuai jadwal.
Perkuliahan berlangsung dalam dua sesi. Mahasantri Semester II mengikuti perkuliahan pukul 09.00–11.00 WIB, sedangkan mahasantri Semester IV mengikuti sesi berikutnya pada pukul 13.00–15.00 WIB.
Sejumlah kiai dan pengajar hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. KH. A. Ali Khidlir menyampaikan materi Hadis dan Ilmu Hadis, K. M. Masruhan membawakan Tafsir dan Ilmu Tafsir,
Adapun KH. A. Shampton Masduqi menyampaikan materi Dakwah, K. Khalid Afandi membawakan Tarikh Tasyri’, K. Muntaha A.M. menyampaikan Keaswajaan, serta K. Sunandi Zubaidi turut membawakan materi Dakwah.
Masing-masing pemateri mendapat alokasi waktu sekitar dua jam untuk menyampaikan materi.
Di samping pemaparan, waktu tersebut juga dimanfaatkan untuk sesi tanya jawab agar para mahasantri dapat memperdalam pemahaman terhadap pembahasan yang disampaikan.
Guna menunjang proses pembelajaran, para pemateri juga menyiapkan buku materi khusus sebagai bahan pegangan mahasantri.
Selain itu, panitia menyediakan layar proyektor di setiap lokasi perkuliahan untuk membantu penyampaian materi berlangsung lebih efektif.
Mahasantri Ikuti Perkuliahan dengan Khidmat
Antusiasme mahasantri tampak selama mengikuti rangkaian Kuliah Takhassus.
Sejumlah mahasantri terlihat fokus menyimak materi yang disampaikan para pemateri. Sebagian lainnya tampak mencatat poin-poin penting sembari mengikuti penjelasan dengan saksama.
Setiap lokasi perkuliahan juga dihadiri sedikitnya satu perwakilan Dewan Dosen Ma’had Aly Marhalah Ula.
Kehadiran tersebut menjadi bagian dari pendampingan sekaligus pemantauan jalannya kegiatan agar perkuliahan di masing-masing tempat berlangsung tertib dan lancar.
Para dosen menempati bagian depan di samping pemateri. Mereka turut menyimak jalannya perkuliahan sekaligus sesekali memperhatikan suasana kegiatan.
Beberapa di antaranya yakni Bpk. Rafi’ Shidiq, Bpk. M. Riyadhil Basori, Bpk. M. Masyhud Al-Mubarak, dan Bpk. Qomarul Faizin.
Takhassus Akan Terus Dievaluasi dan Dikembangkan
Menutup rangkaian kegiatan, panitia berharap para mahasantri dapat menyerap dan memahami ilmu yang telah disampaikan oleh para pemateri.
Pengetahuan tersebut diharapkan tidak berhenti di ruang perkuliahan, tetapi dapat menjadi bekal bagi mahasantri dalam menjalani kehidupan sekaligus mengamalkan ilmu di tengah masyarakat.
Baca Juga: Takhrij, Kaidah Fikih, dan Maslahat: Tiga Kunci Memahami Hukum Islam
Ke depan, program Takhassus akan terus ditinjau dan dikembangkan agar pelaksanaannya semakin optimal.
Panitia menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan sekaligus memaksimalkan berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki.
“Kami akan lebih menggiatkan Takhassus lagi dan mengoptimalkannya,” ujar Bpk. Abdulloh Ibnu Mas’ud. (ed. Zaeini)

Saat ini belum ada komentar