
Menyegarkan Peradaban: Upaya Mahasantri dalam Menjawab Krisis Pendidikan Bangsa
Pendidikan adalah fondasi utama sebuah bangsa, melalui sistem pendidikan yang kuat, kehormatan suatu bangsa dapat ditegakkan dan terpelihara. Sayangnya, penerapan pendidikan di Indonesia masih jauh dari harapan. Fokus utamanya seringkali hanya pada nilai akademik, mengukur keberhasilan siswa dari angka semata, tanpa mempertimbangkan aspek spiritual, etika, dan moral.
Melihat kondisi demikian, sudah waktunya bagi sistem pendidikan kita untuk berbenah secara serius dan berkelanjutan. Seluruh komponen bangsa perlu bersatu dan berkolaborasi untuk mengembalikan konsep serta praktik pendidikan ke jalur yang benar.
Menanggapi realitas tersebut, Tim Forum Kajian Santri Nusantara Wisudawan Mahasantri Ma’had Aly 2020-2021 menerbitkan buku “Menyegarkan Peradaban: Upaya Mengembalikan Orientasi Pendidikan Nusantara”. Buku ini menjadi bukti kepedulian para mahasantri dalam meluruskan arah pendidikan nasional.
Buku Menyegarkan Peradaban dibagi menjadi beberapa bagian, dengan setiap bagian memiliki fokus pembahasan yang spesifik:
Bagian Pertama: Pendahuluan
Bagian awal berfungsi sebagai pengantar, untuk membantu pembaca memahami latar belakang dan pentingnya topik yang dibahas dalam buku ini.
Bagian Kedua: Manusia dan Ilmu Pengetahuan
Bagian ini menggali sejarah penciptaan manusia sebagai makhluk berpendidikan yang dianugerahi ilmu pengetahuan. Pembaca akan diajak memahami hakikat manusia dan kaitannya dengan ilmu.
Bagian Ketiga: Pendidikan dalam Peradaban Nusantara
Bagian ini menganalisis pendidikan dari sudut pandang budaya peradaban Nusantara, menggunakan metodologi pendidikan Islam. Meskipun sistem pendidikan modern baru mapan pada abad ke-20, akar pendidikan di Nusantara sudah ada sejak lama. Urutan sejarah yang disajikan mencakup periode Kapitayan, Hindu-Buddha, Islam, hingga terbentuknya Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia.
Bagian Keempat: Integrasi Ilmu dan Amal
Bagian ini membahas pentingnya menyatukan ilmu dan amal sebagai tujuan utama pendidikan. Penulis berupaya menyelaraskan orientasi dan hasil penerapan pendidikan, baik dari sisi proses maupun kelembagaan.
Bagian Kelima: Dakwah sebagai Penghubung
Dimensi dakwah dibahas sebagai titik temu antara pendidikan dan penerapannya. Ini merupakan upaya penyebaran ilmu (Nasyrul ‘Ilmi) yang meluas ke ranah dakwah, dengan prinsip metodologi yang dijelaskan secara rinci dalam bagian ini.
Buku ini memiliki keunggulan karena menyajikan pandangan baru dalam menyelaraskan gagasan pendidikan dan dakwah ulama salaf dengan kondisi bangsa saat ini. Penyajian alur sejarah yang terperiodisasi juga menambah nilai buku ini. Selain menganalisis realitas lapangan, buku ini juga diperkuat dengan dalil-dalil keagamaan sebagai referensi teori pendidikan dan dakwah.
Dengan demikian, diharapkan buku ini dapat menjadi panduan bagi lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia untuk merumuskan kebijakan, sekaligus menawarkan solusi atas krisis moral dan spiritual bangsa demi kemajuan peradaban.
Editor: A. Zaeini Misbaahuddin Asyuari
Peresensi: Raden Muhammad Rifqi
(Mahasantri Semester I Marhalah Ula Ma’had Aly Lirboyo)
Redaktur
28 Agu 2025
Syekh Muhyiddin Awwamah membahas Hadis Hasan: definisi, macam, dan kedudukannya
Redaktur
27 Agu 2025
Dalam dauroh itu, beliau menekankan pembahasan tentang status hadis dan hukum mengamalkan hadis dha’if
Raden Muhammad Rifqi
19 Agu 2025
Buku yang memudahkan masyarakat dalam memahami tuntunan syariat Islam
Raden Muhammad Rifqi
19 Agu 2025
Maraknya penggunaan teknologi digital dalam berbagai aspek kehidupan, hal ini diulas dalam buku Fikih Digital
Redaktur
16 Agu 2025
Daurah ini menguraikan tentang perjalanan kodifikasi ilmu hadis dirayah beserta penjelasan istilah-istilah penting
A. Zaeini Misbaahuddin Asyuari
16 Agu 2025
Buku ini direkomendasikan bagi para pengkaji, peneliti, dan pemerhati isu radikalisme dan kebangsaan di Indonesia
28 Agu 2025 62 views
Syekh Muhyiddin Awwamah membahas Hadis Hasan: definisi, macam, dan kedudukannya
27 Agu 2025 106 views
Dalam dauroh itu, beliau menekankan pembahasan tentang status hadis dan hukum mengamalkan hadis dha’if
19 Agu 2025 241 views
Membedakan antara rekonstruksi dan kontekstualisasi hukum Islam

Comments are not available at the moment.