
Mengupas Buku Khazanah Fikih Kedokteran: Panduan Komprehensif Medis Berlandaskan Syariat
Dalam kehidupan sehari-hari, kita tak bisa dilepaskan dari urusan kesehatan. Mulai dari upaya menjaga pola hidup sehat, bersinggungan dengan obat-obatan, hingga berinteraksi dengan tenaga medis di rumah sakit atau klinik.
Informasi mengenai kondisi kesehatan pun kini mudah diakses, baik melalui konsultasi langsung, pencarian daring, maupun berbagai platform digital. Esensinya, kita semua saling membutuhkan, dan di dunia medis, memberikan pertolongan kepada mereka yang membutuhkan, baik dalam kondisi ringan, berat, hingga darurat, adalah prioritas utama.
Menariknya, akar dunia medis dalam peradaban Islam berawal dari ulama-ulama yang berhasil mengkolaborasikan syariat dan kedokteran. Mereka memberikan kontribusi besar dalam ilmu kedokteran dengan mengembangkan metode-metode medis yang selaras dengan tuntunan syariat.
Nama-nama besar seperti Ibnu Sina yang hidup pada abad ke-10 dan ke-11, serta Ibnu Rusyd pada abad ke-12, adalah bukti nyata bagaimana para cendekiawan Muslim ini memberikan sumbangsih signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang kedokteran.
Hal ini menunjukkan bahwa para ulama di masa lalu mampu menyatukan aspek agama dengan ilmu kesehatan secara erat. Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi kita untuk memahami sejauh mana disiplin ilmu fikih memandang dunia kedokteran dan bagaimana manfaat kesehatan dapat terjalin dalam bentuk ibadah.
Sebagai seorang muslim, yang senantiasa menjaga keabsahan ibadah dan tuntunan syariat dalam kehidupan, sudah semestinya kita mengetahui perspektif syariat terhadap dunia medis yang terus berkembang. Termasuk memahami bagaimana menjaga pola hidup sehat, suatu ajaran yang telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW berabad-abad lalu.
Kini, telah hadir sebuah referensi penting yang menelaah kajian hukum, sejarah, dan hikmah syariat dalam dunia medis. “Khazanah Fikih Kedokteran”. Buku ini merupakan karya Forum Kajian Ilmiah Asy-Syifa’ Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Wisudawan Tahun 2019-2020.
Disusun secara sistematis, buku ini mengulas ilmu kedokteran dan ilmu fikih secara mendalam, tidak hanya membahas aspek halal-haram saja namun juga batasan-batasan dalam berbagai topik masalah kedokteran.
Tak hanya itu, buku ini juga mengulas sejarah, problematika hukum dalam dunia medis, tata cara ibadah bagi pasien, hingga permasalahan terkait At-Thib An-Nabawi (pengobatan ala Nabi).
Kelengkapan aspek tersebut menjadikan buku Khazanah Fikih Kedokteran sebuah bacaan yang komprehensif dan patut dimiliki bagi siapa saja yang ingin memahami integrasi antara syariat dan dunia medis.
Isi Buku
Buku ini tersusun secara sistematis dalam empat bagian utama sebagai berikut:
Bagian Pertama, diawali dengan mukadimah.
Bagian Kedua membahas Islam dan Kedokteran, meliputi sejarah dan hukum mempelajari ilmu kedokteran. Bagian ini juga menguraikan keterkaitan kedokteran dengan maqashid asy-syari’ah (tujuan syariat), harmonisasi kedokteran dengan fikih, etika bagi orang sakit dan dokter, serta profil tokoh-tokoh Muslim yang berjasa di bidang kedokteran.
Bagian Ketiga mengupas Thibbun Nabawi (hidup sehat ala Nabi SAW). Di dalamnya dibahas peran Nabi Muhammad SAW sebagai seorang dokter, gaya hidup sehat ala Nabi, pengobatan ala Nabi, dan hikmah di balik suatu ibadah.
Terakhir, Bagian Keempat berfokus pada fikih kedokteran, dimulai dengan pengantar singkat mengenai ilmu fikih. Pembahasan kemudian berlanjut pada hukum-hukum fikih yang berkaitan dengan dunia kedokteran, seperti hukum operasi (segala jenis), transplantasi, aborsi, eutanasia, transfusi darah, bayi tabung, vaksinasi, fikih kewanitaan (termasuk KB dan ASI), dan terakhir, tentang wabah dan pandemi.
Buku ini diakhiri dengan epilog yang mengajak pembaca untuk lebih meyakini bahwa Islam memiliki peran penting dalam perkembangan kedokteran.
Identitas Buku
Judul Buku: Khazanah Kedokteran: Kajian Hukum, Sejarah, dan Hikmah Syariah dalam Dunia Medis
Penulis: Tim Pembukuan Asy-Syifa’ Wisudawan Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Tahun 2019-2020
Penerbit: Lirboyo Press
Tebal Buku: xxx + 350 hlm
ISBN: 978-602-5743-33-7
Editor: A. Zaeini Misbaahuddin Asyuari
Peresensi: Raden Muhammad Rifqi
(Mahasantri Semester I Marhalah Ula Ma’had Aly Lirboyo)
Redaktur
01 Jan 2026
KH. Atho’illah S. Anwar selaku Mudir ‘Am Ma’had Aly Lirboyo menyampaikan pentingnya Metodologi Fatwa
A. Zaeini Misbaahuddin Asyuari
01 Jan 2026
Berikut penjelasan Syekh Dr. Ahmed Mamdouh tentang Metodologi Fatwa di masa kini
Raden Muhammad Rifqi
13 Des 2025
Buku ini merupakan respons intelektual mahasantri atas kritik terhadap mazhab
Syauqi Multazam
01 Nov 2025
Catatan Kuliah Umum Marhalah Tsaniyyah bersama Dr. KH. Reza Ahmad Zahid Lc., M.A.
Raden Muhammad Rifqi
27 Okt 2025
Ini teks lengkap Ikrar Santri Lirboyo untuk Indonesia yang dibacakan pada apel HSN 2025
Redaktur
24 Okt 2025
Di forum dauroh tersebut Syekh Awwamah menguraikan pentingnya sanad dalam transmisi hadis
05 Jan 2026 133 views
Bedah Buku Karya Mahasantri Lirboyo di Ma’had Aly Putri An-Nur 2 Malang
01 Jan 2026 131 views
KH. Atho’illah S. Anwar selaku Mudir ‘Am Ma’had Aly Lirboyo menyampaikan pentingnya Metodologi Fatwa
01 Jan 2026 231 views
Berikut penjelasan Syekh Dr. Ahmed Mamdouh tentang Metodologi Fatwa di masa kini
Comments are not available at the moment.