Safari Ramadan 1447 H: Pondok Lirboyo Kirim 3.450 Delegasi Dakwah ke Seluruh Nusantara
- account_circle Erfin Surya Kurniawan
- calendar_month 20/02/2026
- visibility 361
- comment 0 komentar
- label Berita
Parameter kemanfaatan ilmu seorang santri tidak semata diukur dari keluasan wawasan intelektualnya, melainkan dari sejauh mana ia mampu menjadi kompas spiritual bagi masyarakat. Sebagaimana dawuh Almaghfurlah KH. Marzuqi Dahlan, hakikat santri berilmu adalah mereka yang sanggup menjadi wasilah bagi umat dalam menuntun langkah menuju rida Allah SWT. Spirit inilah yang menjadi ruh keberangkatan ribuan mahasantri dalam program Safari Ramadan 1447 H.
Menyongsong momentum sakral bulan suci Ramadhan, Pondok Pesantren Lirboyo kembali mengaktualisasikan peran strategisnya sebagai episentrum pendidikan Islam melalui pemberangkatan 3.450 Delegasi Dakwah Safari Ramadan ke berbagai penjuru Nusantara. Program ini menjadi manifestasi integratif antara penguatan kapasitas intelektual mahasantri Marhalah Ula Ma’had Aly Lirboyo dengan praksis pengabdian masyarakat (khidmah) yang berorientasi pada kemaslahatan umat dalam skala nasional.
Sebagai representasi nilai-nilai luhur Ma’had Aly Lirboyo, para mahasantri diamanahkan untuk menjadi duta moderasi beragama sekaligus penguat literasi keislaman di tengah masyarakat. Dakwah yang diemban tidak hanya berbentuk ceramah, melainkan juga pendampingan ibadah, pengajaran kitab kuning, pembinaan generasi muda, hingga penguatan harmoni sosial berbasis nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.
Pemetaan Strategis dan Distribusi Personel
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh panitia, skema safari Ramadan tahun ini dirancang secara komprehensif dan terukur guna menjangkau titik-titik strategis di seluruh Indonesia.
Ekspansi Wilayah
Total jangkauan dakwah mencakup 113 daerah strategis, yang terbagi menjadi:
-
83 daerah untuk Safari Ramadan putra
-
30 daerah untuk Safari Ramadan putri
Distribusi ini menunjukkan perluasan jangkauan sekaligus penguatan peran santri putri dalam ruang dakwah publik.
Akselerasi Titik Penugasan
Penempatan delegasi dilakukan pada 1.331 titik lokasi dakwah. Titik-titik ini berfungsi sebagai pusat interaksi sosial-keagamaan selama Ramadan, meliputi masjid, musala, lembaga pendidikan, hingga komunitas masyarakat binaan.
Jumlah Delegasi
Total 3.450 mahasantri yang diterjunkan terdiri atas:
-
3.037 santri putra
-
413 santri putri
Seluruhnya dibekali dengan fondasi keilmuan yang mumpuni serta pembekalan metodologi dakwah yang adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat.
Sinergi Organisasi dan Integritas Gerakan Dakwah
Eksistensi dan gerak langkah para delegasi dipandu secara sistematis oleh Lembaga Ittihadul Mubalighin (LIM) Pusat melalui jaringan struktural baik di tingkat wilayah hingga cabang. Sinergi ini memastikan bahwa setiap aktivitas dakwah berjalan selaras dengan visi besar pesantren yakni menjaga marwah keilmuan, memperkokoh akhlak umat, serta merawat keutuhan bingkai kebangsaan.
Implementasi Safari Ramadan bukanlah sekadar agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, ia merupakan ikhtiar sadar untuk mengontekstualisasikan khazanah ulama salaf dalam realitas masyarakat kini. Sehingga, nilai-nilai turats tidak berhenti sebagai teks semata, melainkan hadir sebagai solusi konkret atas problematika sosial-keagamaan umat.
Dalam pesan penutupnya, panitia penyelenggara Safari Ramadan menyampaikan harapan dan doa:
“Selamat berkhidmah untuk seluruh LIM Wilayah dan LIM Cabang se-Indonesia. Selamat bertugas bagi seluruh delegasi. Semoga dedikasi ini mampu mewujudkan harapan para Masyayikh: melahirkan senyum kebermanfaatan di tengah masyarakat sebagai manifestasi dakwah yang menyejukkan.”
Dakwah sebagai Manifestasi Kebermanfaatan
Melalui program Safari Ramadan 1447 H ini, para delegasi diharapkan mampu menghadirkan kontribusi intelektual yang solutif, memperkuat integrasi sosial, serta menumbuhkan narasi-narasi keagamaan yang inklusif dan mencerahkan.
Dengan semangat khidmah dan pengabdian, ribuan mahasantri Lirboyo kembali membuktikan bahwa ilmu yang hidup adalah ilmu yang bergerak menyapa umat, membimbing masyarakat, dan menebarkan rahmat bagi semesta.

Saat ini belum ada komentar