Home » Berita » Persiapan Menulis Risalah, 284 Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Ikuti Diklat Intensif Ta’liq Al-Kutub

Persiapan Menulis Risalah, 284 Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Ikuti Diklat Intensif Ta’liq Al-Kutub

Raden Muhammad Rifqi 15 Nov 2025 261

Sebanyak 284 mahasantri Marhalah Ula Ma’had Aly Lirboyo mengikuti Diklat Kepenulisan Risalah kategori Ta’liq al-Kutub yang digelar oleh Bidang Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah (BP2KI), Rabu (12/11/2025). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium An-Nawawi ini dirancang sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan mereka dalam mengerjakan risalah atau skripsi pada tahun depan.

Acara pembekalan ini dihadiri oleh segenap pengurus BP2KI serta perwakilan Dewan Dosen Semester II Marhalah Ula, menandakan komitmen institusi dalam membekali mahasantri dengan kemampuan akademik yang mumpuni. Kehadiran 284 peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para calon penulis risalah.

Dalam suasana yang khidmat, para mahasantri tampak serius menyimak setiap pemaparan materi. Mereka aktif mencatat poin-poin penting dan langkah-langkah teknis penulisan yang dijelaskan oleh pemateri, mencerminkan kesiapan mereka menyongsong tantangan penulisan karya ilmiah.

Mengurai Tujuh Pilar Penulisan Ta’liq Al-Kutub

Sebagai pembicara utama, Bpk. Nur Hanani hadir untuk memandu para mahasantri. Dalam paparannya yang komprehensif, beliau menjabarkan tujuh aspek fundamental yang harus diperhatikan dalam menyusun risalah kategori Ta’liq Al-Kutub, sebagaimana tertuang dalam buku pedoman resmi. Ketujuh aspek tersebut adalah:

1. Tabyin Al-Murad: Memberi penjelasan mendalam terkait konteks yang dikehendaki dari matan.

2. Syarh Al-Lafzi: Menjelaskan makna kata atau istilah secara definitif dan linguistik.

3. Idzhar Al-Qaul Al-Muwafiq: Menyampaikan dan memperkuat argumen dengan pendapat ulama lain yang senada.

4. Idzhar Al-Qaul Al-Mukhalif: Menyampaikan pendapat ulama lain yang berseberangan dengan pendapat dalam matan untuk analisis kritis.

5. Iqamah Ad-Dalil: Menyertakan landasan hukum yang kokoh dari Al-Qur’an dan Hadis.

6. Naqdu Al-Matni: Memberikan kritikan dan analisis mendalam terhadap teks matan.

7. Bayan Darajah Al-Hadis: Menjelaskan kualitas dan kekuatan sanad hadis yang dikutip.

    Integritas Akademik: Menjaga Sumber Referensi

    Lebih dari sekadar teknis penulisan, Bpk. Hanani menekankan betapa krusialnya menggunakan sumber referensi yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis dan ideologis. Beliau menganjurkan para mahasantri untuk merujuk langsung kepada Kutub At-Turats (kitab-kitab induk klasik) sebagai rujukan primer.

    Dalam pesannya yang tegas, beliau mengingatkan agar tidak mengacu pada karya-karya yang tidak sealiran dengan manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah. Pemateri juga secara spesifik menyebutkan beberapa buku, lembaga, serta nama-nama individu yang sebaiknya dihindari dalam proses pencarian referensi. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kemurnian metodologi (manhaj) dan akidah dalam setiap karya tulis yang dihasilkan.

    Penutup: Doa, Harapan dan Semangat Baru

    Mengiringi akhir dari sesi materi, acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu dosen Semester II Ma’had Aly Lirboyo. Dengan penuh kekhusyukan, seluruh peserta bersama-sama memanjatkan harapan agar diberikan kelancaran, kemudahan, dan keikhlasan dalam perjalanan panjang menyusun risalah mereka.

    Diklat ini dinilai berhasil memberikan fondasi dan peta jalan yang jelas bagi ke-284 mahasantri. Panduan yang sistematis dan komprehensif diyakini akan sangat membantu mereka dalam menavigasi setiap tahapan penulisan, mulai dari pra-penelitian hingga penyusunan naskah akhir.

    Pada akhirnya, bekal dari diklat ini diharapkan tidak hanya bermuara pada terselesaikannya risalah sebagai syarat akademik semata. Lebih dari itu, ini adalah investasi ilmu untuk membekali mereka menjadi penulis karya ilmiah yang andal, kritis, dan berintegritas, yang kontribusinya dapat bermanfaat bagi umat di masa yang akan datang.


    Editor: Syauqi Multazam

    Pewarta: Raden Muhammad Rifqi

    (Mahasantri Semester II Marhalah Ula Ma’had Aly Lirboyo)

    Comments are not available at the moment.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked*

    *

    *

    Postingan Terkait
    Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Gelar Bedah Buku di Malang, Bahas Ekonomi Islam dan Istilah Fikih

    Syauqi Multazam

    05 Jan 2026

    Bedah Buku Karya Mahasantri Lirboyo di Ma’had Aly Putri An-Nur 2 Malang

    Ma’had Aly Lirboyo Gelar Dauroh Ilmiah Metodologi Fatwa, Hadirkan Sekjen Darul Ifta Mesir

    A. Zaeini Misbaahuddin Asyuari

    01 Jan 2026

    Ma’had Aly Lirboyo gelar Dauroh Ilmiah bersama Syekh Dr. Ahmed Mamdouh, Sekjen Darul Ifta Mesir

    Jurnal Syariah Edisi Desember 2025 Resmi Terbit, Sajikan Enam Artikel Studi Fiqh

    Redaktur

    01 Jan 2026

    Syariah: Journal of Fiqh Studies Ma’had Aly Lirboyo sudah rilis kembali, sajikan artikel ilmiah tentang fiqih

    Kiai Arif Ridlwan Akbar: Bedah Buku Harus Jadi Ruang Istifadah dan Penguatan Daya Kritis Mahasantri

    Raden Muhammad Rifqi

    18 Des 2025

    Pada forum bedah buku, Mudir Ma’had Aly Lirboyo sampaikan pentingnya istifadah soal metodologi turats

    Bedah Buku Kritik Ideologi Radikal, Ikhtiar Intelektual Ma’had Aly Lirboyo Hadapi Tantangan Radikalisme

    Raden Muhammad Rifqi

    18 Des 2025

    Ma’had Aly Lirboyo menghadirkan dua narasumber penulis Buku Kritik Ideologi Radikal

    Jurnal At-Tahbir Edisi November 2025 Terbit: Suguhkan Lima Artikel Terbaru Studi Al-Qur’an dan Tafsir

    Redaktur

    30 Nov 2025

    At-Tahbir: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir Ma’had Aly Lirboyo kembali terbit