Beranda » Berita » Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Gelar Bedah Buku di Malang, Bahas Ekonomi Islam dan Istilah Fikih

Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Gelar Bedah Buku di Malang, Bahas Ekonomi Islam dan Istilah Fikih

Malang – Menyambut tahun baru 2026 M., Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Angkatan Dzaween Naja mengawali tahun dengan kegiatan positif berupa rangkaian bedah buku di Ma’had Aly Putra dan Putri An-Nur 2 Malang. Acara ini mengupas dua buku penting: “Islam & Ekonomi Kerakyatan” dan “Ensiklopedia Istilah Fukaha”.

Bedah buku berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 1-2 Januari 2026 M. Sesi pertama digelar Kamis (1/1/2026) pagi di Aula Yaqowi, Ma’had Aly Putri An-Nur 2. Para mahasantri putri menyimak bedah buku “Ensiklopedia Istilah Fukaha” yang dipaparkan oleh Sdr. Aris Maulana Burhanuddin, dengan moderator Sdr. Fuad Amin.

Kegiatan berlanjut ke sesi kedua pada Jumat malam (2/1/2026) di lingkungan putra. Setelah shalat Isya, acara dibagi dalam dua jalsah. Jalsah pertama membedah buku “Islam & Ekonomi Kerakyatan” dengan pemateri Sdr. Syauqi Multazam dan moderator Sdr. M. Chaizul Maali. Jalsah kedua kembali mengkaji “Ensiklopedia Istilah Fukaha” untuk mahasantri putra, yang kembali diisi oleh Sdr. Aris Maulana Burhanuddin.

Bedah buku “Islam & Ekonomi Kerakyatan” dinilai sangat relevan bagi mahasantri Ma’had Aly, utamanya Ma’had Aly An-Nur 2 yang memiliki program Takhassus Fikih Industri. Sebab, hal ini merupakan upaya untuk membekali pemahaman dasar ekonomi para mahasantri agar sejalan dengan prinsip Islam, sebelum terjun dalam kegiatan ekonomi mikro dan makro di masyarakat kelak. Selain itu, bedah buku ini juga diharap dapat menjadi momentum bagi santri dan pesantren untuk menjadi pelopor Ekonomi Kerakyatan yang senada dengan nilai Islam dan cita-cita bangsa.

Sementara itu, pembahasan “Mustalah Fukaha” menjadi bekal penting bagi para santri dan mahasantri untuk memperdalam pemahaman istilah-istilah dalam kitab fikih klasik. Tentunya hal ini sangat mendukung kegiatan akademik dan bahtsul masail para santri dan mahasantri di pesantren.

Selama dua hari tersebut, kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Ruangan aula dipadati peserta yang aktif menyimak dan terlibat dalam sesi tanya jawab, menandakan tingginya minat keilmuan di kalangan mahasantri. [SM]

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less