
Bedah Buku Kritik Ideologi Radikal, Ikhtiar Intelektual Ma’had Aly Lirboyo Hadapi Tantangan Radikalisme
Ma’had Aly Lirboyo kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga moderasi beragama melalui penyelenggaraan acara Bedah Buku Ke-3 “Kritik Ideologi Radikal”, yang digelar pada Senin (15/25) bertempat di Auditorium An-Nawawi. Kegiatan ini menjadi respons intelektual atas semakin kompleksnya tantangan radikalisme di era digital.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), sepanjang Januari hingga Agustus 2025 teridentifikasi sekitar 5.000 lebih konten bermuatan terorisme dan paham radikal yang tersebar di berbagai platform media sosial. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa ancaman radikalisme tidak hanya bergerak secara fisik, tetapi juga masif melalui jalur ideologis dan wacana keagamaan.
Merespons kondisi tersebut, Ma’had Aly Lirboyo menghadirkan dua narasumber utama yakni Ust. Alfanul Makky, M.Ag dan Ust. Rif’an Haqiqi, M.Ag, yang merupakan bagian dari Tim Forum Kajian Ilmiah AFKAR (Anggota Forum Kajian Agama dan Realita) Wisudawan Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Tahun Akademik 2018-2019.
Keduanya memaparkan secara komprehensif isi dan gagasan utama buku yang mengusung tema “Deradikalisasi Doktrin Keagamaan Ekstrem dalam Upaya Meneguhkan Islam Berwawasan Kebangsaan.”
Acara ini turut dihadiri jajaran pimpinan Ma’had Aly Lirboyo, antara lain Mudir II K. M. Aminulloh Mahin, M.Pd, Mudir III K. Arif Ridlwan Akbar, Mudir IV Bpk. M. Rifai Bachrun, M.Ag, Mudir VII Bpk. Fathurrohman Mudhoffar, M.Ag, Mudir VIII Bpk. A. Hafy Yasir, M.F.U. Selain itu, hadir pula segenap pengurus Bidang Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah (BP2KI), para dosen, pengurus Lajnah Bahtsul Masail Pondok Pesantren Lirboyo (LBM P2L), serta mahasantri baik jenjang Marhalah Tsani maupun Marhalah Ula.
Antusiasme peserta semakin terasa dengan kehadiran perwakilan siswa jenjang Aliyah Madrasah Hidayatul Mubtadiin Pondok Pesantren Lirboyo, yang turut mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Padatnya jumlah peserta menjadi indikator tingginya minat dan kepedulian terhadap isu radikalisme dan deradikalisasi.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa buku ini hadir sebagai upaya penanggulangan terorisme secara ideologis, melengkapi langkah pencegahan fisik yang selama ini dilakukan BNPT. Buku tersebut mengulas secara mendalam konsep amar ma‘ruf nahi munkar, ideologi politik Islam, kritik terhadap paham radikal, serta pelurusan makna jihad yang kerap disalahpahami.
Lebih lanjut, narasumber juga menegaskan bahwa akar ideologi radikal berpusat pada doktrin ḥākimiyyah lillāh atau slogan “lā ḥukma illā lillāh”, yakni keyakinan bahwa tidak ada otoritas hukum selain hukum Allah. Doktrin ini, apabila dipahami secara tekstual dan eksklusif, kerap melahirkan sikap penolakan terhadap negara, hukum positif, dan realitas kebangsaan.
Buku yang pertama kali terbit pada tahun 2018 ini telah dibedah di berbagai perguruan tinggi dan pondok pesantren. Kendati telah berusia beberapa tahun, karya tersebut dinilai masih sangat relevan, bahkan mengalami penguatan eksistensi di tengah dinamika radikalisme kontemporer, sehingga menegaskan urgensi pencegahan ideologi radikal secara berkelanjutan.
Acara ditutup dengan doa dan pesan reflektif yang disampaikan oleh Mudir III Ma’had Aly Lirboyo, K. Arif Ridlwan Akbar. Dalam sambutannya, beliau menghimbau agar civitas akademika tidak lelah mengikuti forum-forum intelektual seperti bedah buku dan bahtsul masā’il.
“Saya mohon kepada para audiens untuk tidak lelah membahas berbagai persoalan, baik melalui bahtsul masā’il maupun bedah buku seperti ini. Tetap fokus dalam belajar, dan jangan sampai proses keilmuan dibatasi oleh stigma kata ‘radikal’. Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini terus berkembang dan membawa manfaat ke depannya,” ungkapnya.
Kegiatan bedah buku ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kepekaan intelektual dan kepedulian kolektif untuk menjaga kemurnian ideologi Islam yang moderat, sekaligus membentengi diri dari pemikiran keagamaan yang menyimpang.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan seluruh peserta semakin waspada dan memiliki bekal keilmuan yang memadai dalam mencegah masuknya ideologi radikal yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘ālamīn dan wawasan kebangsaan.
Editor: A. Zaeini Misbaahuddin Asyuari
Pewarta: Raden Muhammad Rifqi
(Mahasantri Semester II Marhalah Ula Ma’had Aly Lirboyo)
Syauqi Multazam
05 Jan 2026
Bedah Buku Karya Mahasantri Lirboyo di Ma’had Aly Putri An-Nur 2 Malang
A. Zaeini Misbaahuddin Asyuari
01 Jan 2026
Ma’had Aly Lirboyo gelar Dauroh Ilmiah bersama Syekh Dr. Ahmed Mamdouh, Sekjen Darul Ifta Mesir
Redaktur
01 Jan 2026
Syariah: Journal of Fiqh Studies Ma’had Aly Lirboyo sudah rilis kembali, sajikan artikel ilmiah tentang fiqih
Raden Muhammad Rifqi
18 Des 2025
Pada forum bedah buku, Mudir Ma’had Aly Lirboyo sampaikan pentingnya istifadah soal metodologi turats
Redaktur
30 Nov 2025
At-Tahbir: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir Ma’had Aly Lirboyo kembali terbit
Syauqi Multazam
27 Nov 2025
Pondok Pesantren dan Ma’had Aly Lirboyo menerima kunjungan kehormatan dari Mufti Negeri Perak Malaysia
05 Jan 2026 127 views
Bedah Buku Karya Mahasantri Lirboyo di Ma’had Aly Putri An-Nur 2 Malang
01 Jan 2026 125 views
KH. Atho’illah S. Anwar selaku Mudir ‘Am Ma’had Aly Lirboyo menyampaikan pentingnya Metodologi Fatwa
01 Jan 2026 218 views
Berikut penjelasan Syekh Dr. Ahmed Mamdouh tentang Metodologi Fatwa di masa kini
Comments are not available at the moment.