Home » Berita » Bedah Buku Kritik Ideologi Radikal, Ikhtiar Intelektual Ma’had Aly Lirboyo Hadapi Tantangan Radikalisme

Bedah Buku Kritik Ideologi Radikal, Ikhtiar Intelektual Ma’had Aly Lirboyo Hadapi Tantangan Radikalisme

Raden Muhammad Rifqi 18 Des 2025 199

Ma’had Aly Lirboyo kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga moderasi beragama melalui penyelenggaraan acara Bedah Buku Ke-3 “Kritik Ideologi Radikal”, yang digelar pada Senin (15/25) bertempat di Auditorium An-Nawawi. Kegiatan ini menjadi respons intelektual atas semakin kompleksnya tantangan radikalisme di era digital.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), sepanjang Januari hingga Agustus 2025 teridentifikasi sekitar 5.000 lebih konten bermuatan terorisme dan paham radikal yang tersebar di berbagai platform media sosial. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa ancaman radikalisme tidak hanya bergerak secara fisik, tetapi juga masif melalui jalur ideologis dan wacana keagamaan.

Merespons kondisi tersebut, Ma’had Aly Lirboyo menghadirkan dua narasumber utama yakni Ust. Alfanul Makky, M.Ag dan Ust. Rif’an Haqiqi, M.Ag, yang merupakan bagian dari Tim Forum Kajian Ilmiah AFKAR (Anggota Forum Kajian Agama dan Realita) Wisudawan Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Tahun Akademik 2018-2019.

Keduanya memaparkan secara komprehensif isi dan gagasan utama buku yang mengusung tema “Deradikalisasi Doktrin Keagamaan Ekstrem dalam Upaya Meneguhkan Islam Berwawasan Kebangsaan.”

Acara ini turut dihadiri jajaran pimpinan Ma’had Aly Lirboyo, antara lain Mudir II K. M. Aminulloh Mahin, M.Pd, Mudir III K. Arif Ridlwan Akbar, Mudir IV Bpk. M. Rifai Bachrun, M.Ag, Mudir VII Bpk. Fathurrohman Mudhoffar, M.Ag, Mudir VIII Bpk. A. Hafy Yasir, M.F.U. Selain itu, hadir pula segenap pengurus Bidang Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah (BP2KI), para dosen, pengurus Lajnah Bahtsul Masail Pondok Pesantren Lirboyo (LBM P2L), serta mahasantri baik jenjang Marhalah Tsani maupun Marhalah Ula.

Antusiasme peserta semakin terasa dengan kehadiran perwakilan siswa jenjang Aliyah Madrasah Hidayatul Mubtadiin Pondok Pesantren Lirboyo, yang turut mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Padatnya jumlah peserta menjadi indikator tingginya minat dan kepedulian terhadap isu radikalisme dan deradikalisasi.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa buku ini hadir sebagai upaya penanggulangan terorisme secara ideologis, melengkapi langkah pencegahan fisik yang selama ini dilakukan BNPT. Buku tersebut mengulas secara mendalam konsep amar ma‘ruf nahi munkar, ideologi politik Islam, kritik terhadap paham radikal, serta pelurusan makna jihad yang kerap disalahpahami.

Lebih lanjut, narasumber juga menegaskan bahwa akar ideologi radikal berpusat pada doktrin ḥākimiyyah lillāh atau slogan “lā ḥukma illā lillāh”, yakni keyakinan bahwa tidak ada otoritas hukum selain hukum Allah. Doktrin ini, apabila dipahami secara tekstual dan eksklusif, kerap melahirkan sikap penolakan terhadap negara, hukum positif, dan realitas kebangsaan.

Buku yang pertama kali terbit pada tahun 2018 ini telah dibedah di berbagai perguruan tinggi dan pondok pesantren. Kendati telah berusia beberapa tahun, karya tersebut dinilai masih sangat relevan, bahkan mengalami penguatan eksistensi di tengah dinamika radikalisme kontemporer, sehingga menegaskan urgensi pencegahan ideologi radikal secara berkelanjutan.

Acara ditutup dengan doa dan pesan reflektif yang disampaikan oleh Mudir III Ma’had Aly Lirboyo, K. Arif Ridlwan Akbar. Dalam sambutannya, beliau menghimbau agar civitas akademika tidak lelah mengikuti forum-forum intelektual seperti bedah buku dan bahtsul masā’il.

“Saya mohon kepada para audiens untuk tidak lelah membahas berbagai persoalan, baik melalui bahtsul masā’il maupun bedah buku seperti ini. Tetap fokus dalam belajar, dan jangan sampai proses keilmuan dibatasi oleh stigma kata ‘radikal’. Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini terus berkembang dan membawa manfaat ke depannya,” ungkapnya.

Kegiatan bedah buku ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kepekaan intelektual dan kepedulian kolektif untuk menjaga kemurnian ideologi Islam yang moderat, sekaligus membentengi diri dari pemikiran keagamaan yang menyimpang.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan seluruh peserta semakin waspada dan memiliki bekal keilmuan yang memadai dalam mencegah masuknya ideologi radikal yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘ālamīn dan wawasan kebangsaan.


Editor: A. Zaeini Misbaahuddin Asyuari

Pewarta: Raden Muhammad Rifqi

(Mahasantri Semester II Marhalah Ula Ma’had Aly Lirboyo)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Postingan Terkait
Mahasantri Ma’had Aly Lirboyo Gelar Bedah Buku di Malang, Bahas Ekonomi Islam dan Istilah Fikih

Syauqi Multazam

05 Jan 2026

Bedah Buku Karya Mahasantri Lirboyo di Ma’had Aly Putri An-Nur 2 Malang

Ma’had Aly Lirboyo Gelar Dauroh Ilmiah Metodologi Fatwa, Hadirkan Sekjen Darul Ifta Mesir

A. Zaeini Misbaahuddin Asyuari

01 Jan 2026

Ma’had Aly Lirboyo gelar Dauroh Ilmiah bersama Syekh Dr. Ahmed Mamdouh, Sekjen Darul Ifta Mesir

Jurnal Syariah Edisi Desember 2025 Resmi Terbit, Sajikan Enam Artikel Studi Fiqh

Redaktur

01 Jan 2026

Syariah: Journal of Fiqh Studies Ma’had Aly Lirboyo sudah rilis kembali, sajikan artikel ilmiah tentang fiqih

Kiai Arif Ridlwan Akbar: Bedah Buku Harus Jadi Ruang Istifadah dan Penguatan Daya Kritis Mahasantri

Raden Muhammad Rifqi

18 Des 2025

Pada forum bedah buku, Mudir Ma’had Aly Lirboyo sampaikan pentingnya istifadah soal metodologi turats

Jurnal At-Tahbir Edisi November 2025 Terbit: Suguhkan Lima Artikel Terbaru Studi Al-Qur’an dan Tafsir

Redaktur

30 Nov 2025

At-Tahbir: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir Ma’had Aly Lirboyo kembali terbit

Kunjungi Lirboyo, Mufti Perak Tertarik Terapkan Model Bahtsul Masail di Malaysia

Syauqi Multazam

27 Nov 2025

Pondok Pesantren dan Ma’had Aly Lirboyo menerima kunjungan kehormatan dari Mufti Negeri Perak Malaysia