Kunjungi Lirboyo, Mufti Perak Tertarik Terapkan Model Bahtsul Masail di Malaysia
- account_circle Syauqi Multazam
- calendar_month 27/11/2025
- visibility 847
- comment 0 komentar
- label Berita
Pondok Pesantren dan Ma’had Aly Lirboyo menerima kunjungan kehormatan dari Mufti Negeri Perak, Malaysia, Dato’ Sri Haji Wan Zahidi bin Wan Teh, beserta rombongan pada Rabu (26/11/2025).
Kunjungan yang bertepatan dengan pelaksanaan Bahtsul Masail Penutupan (BMP) ini digelar untuk menjalin silaturahmi dan secara khusus mempelajari sistem pendidikan serta metodologi keilmuan yang diterapkan di pesantren terkemuka ini, utamanya aktifitas dan sistem bahtsul masail.
Rombongan tamu kehormatan disambut langsung oleh jajaran pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo dan seluruh Dewan Mudir Ma’had Aly Lirboyo. Acara silaturahmi berlangsung hangat di Aula An-Nawawi, mulai pukul 14.00 WIB.
Hadir dalam kesempatan tersebut KH. Athoillah Sholahuddin Anwar selaku Mudir ‘Am Ma’had Aly Lirboyo dan KH. Muhammad Dahlan Ridwan selaku Mudir Satu Ma’had Aly Lirboyo. Turut hadir Mudir Dua K. M. Aminulloh Mahin, M.Pd., Mudir Tiga K. Arif Ridlwan Akbar beserta jajaran Civitas Akademika Ma’had Aly Lirboyo.
Dalam sambutannya, KH. Athoillah Sholahuddin Anwar menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini. Ia berharap kunjungan ini dapat mempererat hubungan antara ulama Indonesia dan Malaysia, sekaligus menjadi media pertukaran ilmu yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.
Dato’ Sri Haji Wan Zahidi bin Wan Teh dalam kesempatan itu juga mengungkapkan tiga tujuan utama kunjungannya.
“Pertama, tentu untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi antara ulama Malaysia, khususnya dari Negeri Perak, dengan Pondok Pesantren Lirboyo. Kedua, kami ingin melihat secara langsung sistem Bahtsul Masail yang masyhur di Lirboyo ini, untuk dipertimbangkan penerapannya di Malaysia. Dan ketiga, kami ingin mempelajari sistem pemilihan ustadz atau guru di pesantren ini,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan menghadiri acara puncak, yaitu Pembukaan Bahtsul Masail Penutupan (BMP) Pondok Pesantren Lirboyo di Aula Muktamar setelah salat Ashar. Suasana bertambah khidmat dengan kehadiran segenap Masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo, termasuk beliau KH. M. Anwar Manshur dan KH. Abdullah Kafabihi Mahrus.
Turut memadati aula tersebut para perumus senior Bahtsul Masail Lirboyo, yang merupakan alumni-alumni yang kini aktif sebagai perumus di tingkat nasional seperti perumus Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) maupun Pengurus Wilayah NU (PWNU) daerah.
Kehadiran mereka menunjukkan betapa forum BMP Lirboyo tidak hanya menjadi agenda internal, tetapi juga laboratorium pemikiran fiqih yang melahirkan banyak ahli.
Kunjungan ini pun menjadi momen berharga bagi rombongan Mufti Perak untuk menyaksikan secara langsung dinamika dan kedalaman metodologi bahtsul masail yang menjadi ciri khas Lirboyo.
Diharapkan, kerja sama dan pertukaran keilmuan semacam ini dapat terus berlanjut guna memperkokoh peran pesantren dan ulama Nusantara dalam menjawab tantangan keagamaan di tingkat nasional.

Saat ini belum ada komentar