Ma’had Aly Lirboyo Gelar Ujian Risalah, 1.408 Mahasantri Marhalah Ula Ikuti Munaqasyah
- account_circle Raden Muhammad Rifqi
- calendar_month 2/10/2025
- visibility 448
- comment 0 komentar
- label Kegiatan Akademik
Ma’had Aly Lirboyo resmi memulai pelaksanaan Ujian Risalah Tahun Akademik: 1446–1447 H./2025–2026 M. Pada Senin, 29 September 2025. Agenda yang dijadwalkan berlangsung hingga 4 Oktober ini diikuti oleh sekitar 1.408 Mahasantri Semester III yang terbagi dalam beberapa gelombang ujian.
Acara pembukaan dilaksanakan pada hari pertama di Auditorium An-Nawawi lantai I dan II, dimulai pukul 13.30 WIS. Turut hadir jajaran Mudir Ma’had Aly Lirboyo. Selain itu, hadir pula anggota Bidang Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah (BP2KI) selaku panitia penyelenggara.
Jalannya Ujian
Setiap peserta munaqasyah risalah diberi waktu 15 menit, terdiri dari 5 menit presentasi dan 10 menit sesi tanya jawab bersama dewan penguji. Kategori risalah yang diuji ini terbagi menjadi tiga:
1. Penjabaran, yaitu jenis risalah yang bertujuan meneliti suatu permasalahan dengan teori dan konsep berbasis turats.
2. Ta’liqul Kutub, adalah jenis risalah yang bertujuan memberikan komentar terhadap kutub at-turats. Komentar yang dimaksud mencakup berbagai aspek seperti tabyin al-murad (menjelaskan konteks yang dikehendaki dari matan), syarh al-lafdzi (menjelaskan secara definitif suatu lafaz), dan naqd al-matni (memberikan kritikan terhadap matan).
3. Analisis Kitab, yaitu risalah yang disusun dan ditulis dengan mengalihbahasakan teks maqra’ ke dalam bahasa Indonesia serta menampilkan pemahaman penulis terhadap maksud teks tersebut lengkap dengan referensinya.
Pertanyaan penguji menyesuaikan dengan isi risalah masing-masing peserta, sehingga mendorong mereka untuk lebih mendalami karya ilmiahnya.

Suasana dan Testimoni Peserta
Para peserta terlihat percaya diri berkat persiapan matang. “Untuk menghadapi ujian, kami telah melakukan persiapan jauh sebelum waktunya dengan dukungan program-program yang ada demi kelancaran ujian risalah kali ini. Saat ini, kami merasa tenang karena sudah melakukan persiapan yang matang sebelumnya,” ujar Abdullah Basit Albaradi mahasantri asal Probolinggo, peserta munaqasyah kategori risalah jenis penjabaran.
Sementara itu, peserta yang telah menyelesaikan juga ujian turut menyampaikan rasa syukur. “Alhamdulillah, kami telah menjalani ujian dengan baik dan lancar. Semua pertanyaan dapat kami jawab, dan bahkan memberikan arahan berharga bagi kami. Setelah ini, kami akan melakukan beberapa revisi sebagaimana saran penguji,” ungkap Rizki mahasantri asal Malang, salah satu peserta pertama pada sesi perdana giat munaqasyah.
Munaqasyah risalah menjadi momentum penting bagi Ma’had Aly Lirboyo untuk mengukur serta mengembangkan kemampuan akademik dan keilmuan mahasantri.
Kegiatan ini tidak hanya menjaga mutu pendidikan, akan tetapi juga menanamkan nilai profesionalisme dan integritas dalam tradisi akademik pesantren.
Dengan adanya munaqasyah risalah ini, diharapkan para mahasantri mampu mempertanggungjawabkan keilmuannya secara akademik sekaligus menjadikannya bekal dalam mengemban amanah keilmuan di tengah masyarakat kelak.
Editor: A. Zaeini Misbaahuddin Asyuari
Pewarta: Raden Muhammad Rifqi
(Mahasantri Semester I Marhalah Ula Ma’had Aly Lirboyo)

Saat ini belum ada komentar